Dilarang Durhaka Pada Ibu


عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ عَلَيْكُمْ عُقُوقَ الْأُمَّهَاتِ، وَوَأْدَ الْبَنَاتِ، وَمَنَعَ وَهَاتِ، وَكَرِهَ لَكُمْ قِيلَ وَقَالَ، وَكَثْرَةَ السُّؤَالِ، وَإِضَاعَةَ الْمَالِ

Dari al-Mughirah bin Syu’bah ra., ia berkata: Nabi ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya Allah mengharamkan atas kalian durhaka kepada ibu, mengubur hidup-hidup anak perempuan, dan menolak kewajiban namun meminta hak. Dan Allah membenci bagi kalian banyak berbicara sia-sia (perkataan “katanya – katanya”), banyak meminta-minta, serta menyia-nyiakan harta.”