Celaka Orang yang Mendapati Orang Tuanya Tapi Tidak Masuk Surga


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:

رَغِمَ أَنْفُ، ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُ، ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُ

قِيلَ: مَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ:

مَنْ أَدْرَكَ وَالِدَيْهِ عِنْدَ الْكِبَرِ، أَحَدَهُمَا أَوْ كِلَيْهِمَا، ثُمَّ لَمْ يَدْخُلِ الْجَنَّةَ

Dari Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda:

“Celaka hidung seseorang, celaka hidung seseorang, celaka hidung seseorang.”

Ditanyakan: “Siapakah, wahai Rasulullah?”. Beliau menjawab:

“Orang yang mendapati kedua orang tuanya ketika mereka dalam keadaan tua, salah satunya atau keduanya, kemudian (ia) tidak masuk surga (karena tidak berbakti kepada keduanya).”