semua bidah tertolak


عَنْ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ أُمِّ عَبْدِ اللهِ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا، قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ. رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ وَفِي رِوَايَةٍ لِمُسْلِمٍ: مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ.

Dari Ibunda kaum mu’minin, Ummu Abdillah ‘Aisyah ra, dia berkata : Rasulullah saw bersabda:“Barang siapa yang mengada-ada sesuatu (amalan) dalam urusan (agama) kami yang bukan dari ajaran kami, maka (amalan) itu tertolak.”(HR. al-Bukhari dan Muslim). Dalam riwayat Muslim : “Barang siapa melakukan suatu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami, maka itu tertolak.”