Menyingkirkan Bahaya Dijalan (1)


عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم  قَالَ بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِى بِطَرِيقٍ وَجَدَ غُصْنَ شَوْكٍ عَلَى الطَّرِيقِ فَأَخَّرَهُ ، فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ ، فَغَفَرَ لَهُ (رواه البخاري ٦٥٢)

Artinya: Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: “Ketika seorang laki-laki sedang berjalan di jalan, tiba-tiba ia menemukan dahan berduri, lalu ia menyingkirkannya. Maka Allah pun berterima kasih kepadanya, lalu mengampuni dosanya. (HR. Al-Bukhari: 652)

Hadis ini mengisahkan tentang seorang laki-laki yang menyingkirkan dahan berduri dari jalan demi menjaga keselamatan orang lain. Atas perbuatan kecil itu, Allah berterima kasih kepadanya dan mengampuni dosanya. Ini menunjukkan bahwa amal sholeh, meski tampak sepele, memiliki nilai besar di sisi Allah jika dilakukan dengan ikhlas dan demi kemaslahatan bersama. Pesan dari hadis ini adalah bahwa keimanan sejati mendorong seseorang untuk peduli terhadap lingkungan dan keselamatan sesama.