Mendoakan Saudara


عَنْ صَفْوَانَ – وَهُوَ ابْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَفْوَانَ – وَكَانَتْ تَحْتَهُ الدَّرْدَاءُ قَالَ قَدِمْتُ الشَّامَ فَأَتَيْتُ أَبَا الدَّرْدَاءِ فِى مَنْزِلِهِ فَلَمْ أَجِدْهُ وَوَجَدْتُ أُمَّ الدَّرْدَاءِ فَقَالَتْ أَتُرِيدُ الْحَجَّ الْعَامَ فَقُلْتُ نَعَمْ. قَالَتْ فَادْعُ اللَّهَ لَنَا بِخَيْرٍ فَإِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يَقُولُ « دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ (رواه مسلم ٧١٠٥)

Artinya: Dari Shafwan yaitu putra Abdullah bin Shafwan yang istrinya adalah Ummu Darda’, ia berkata: “Aku pernah datang ke Syam, lalu aku mendatangi rumah Abu Darda’, namun aku tidak menemukannya, melainkan bertemu dengan Ummu Darda’. Ia berkata, ‘Apakah kamu berniat menunaikan haji tahun ini?’ Aku menjawab, ‘Iya.’Ia berkata, ‘Maka doakanlah kami dengan kebaikan, karena sesungguhnya Nabi SAW bersabda: “Doa seorang muslim untuk saudaranya tanpa sepengetahuannya adalah doa yang mustajab. Di atas kepalanya ada malaikat yang ditugaskan, setiap kali ia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, malaikat itu berkata: ‘Amin, dan bagimu juga seperti itu.(HARI. Muslim: 7105)

Hadis ini menegaskan keutamaan besar dalam mendoakan sesama muslim tanpa sepengetahuannya, yang menunjukkan ketulusan hati dan cinta karena Allah. Rasulullah SAW mengabarkan bahwa doa semacam ini pasti dikabulkan, dengan malaikat yang selalu mengaminkan doa tersebut dan mendoakan balasan yang sama untuk orang yang berdoa.