عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « احْشِدُوا فَإِنِّى سَأَقْرَأُ عَلَيْكُمْ ثُلُثَ الْقُرْآنِ ». فَحَشَدَ مَنْ حَشَدَ ثُمَّ خَرَجَ نَبِىُّ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَرَأَ ( قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ) ثُمَّ دَخَلَ فَقَالَ بَعْضُنَا لِبَعْضٍ إِنِّى أُرَى هَذَا خَبَرٌ جَاءَهُ مِنَ السَّمَاءِ فَذَاكَ الَّذِى أَدْخَلَهُ. ثُمَّ خَرَجَ نَبِىُّ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ « إِنِّى قُلْتُ لَكُمْ سَأَقْرَأُ عَلَيْكُمْ ثُلُثَ الْقُرْآنِ أَلاَ إِنَّهَا تَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ (رواه مسلم ١٩٢٤)
Artinya: Dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Berkumpullah kalian, karena aku akan membacakan kepada kalian sepertiga Al-Qur’an.”Maka orang-orang pun berkumpul, kemudian Rasulullah SAW keluar dan membaca: (Qul huwallahu aḥad), lalu beliau masuk kembali. Sebagian dari kami berkata kepada yang lain, “Barangkali ada wahyu dari langit yang datang kepadanya, karena itu beliau masuk kembali.”Kemudian Rasulullah SAW keluar lagi dan bersabda: “Sesungguhnya aku telah katakan kepada kalian bahwa aku akan membacakan sepertiga Al-Qur’an kepada kalian. Ketahuilah, sesungguhnya surat itu (yaitu Qul huwallahu aḥad) sama nilainya dengan sepertiga Al-Qur’an.”(HR. Muslim: 1924)
Hadis ini menunjukkan kemuliaan dan keutamaan surat al-Ikhlāsh, karena Nabi SAW sendiri menegaskan bahwa ia sebanding dengan sepertiga Al-Qur’an. Hal ini tidak berarti menggantikan bacaan Al-Qur’an lainnya, tetapi menandakan bahwa kandungan tauhid murni yang ada dalam surat ini mencakup pokok penting dari isi Al-Qur’an.