عَنْ أَبِى مُوسَى رضى الله عنه قَالَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ الإِسْلاَمِ أَفْضَلُ قَالَ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ (رواه البخاري ١١)
Artinya : Dari Abu Musa Semoga Allah Meridhainya berkata: Mereka (para sahabat) bertanya, “Wahai Rasulullah, amalan Islam manakah yang paling utama?”Beliau menjawab:”(Yaitu) orang yang kaum muslimin selamat dari (gangguan) lisan dan tangannya.”(HR. Al-Bukhari: 11)
Hadis ini menjelaskan bahwa bentuk keutamaan seorang muslim dalam Islam tidak hanya diukur dari ibadah ritual semata, tetapi juga dari akhlak dan sikap sosialnya. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa seorang muslim yang sejati adalah yang menjaga lisannya dari menyakiti orang lain dengan ucapan buruk, fitnah, atau gibah, dan menjaga tangannya dari melakukan kezaliman atau kekerasan terhadap sesama.