Hadits tentang Menghadap Kiblat


Hadits tentang Menghadap Kiblat

​عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

​…فَإِذَا حَضَرَتْ الصَّلَاةُ فَلْيُؤَذِّنْ لَكُمْ أَحَدُكُمْ وَلْيَؤُمَّكُمْ أَكْبَرُكُمْ. وَفِي رِوَايَةٍ: إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَأَسْبِغُوا الْوُضُوءَ ثُمَّ اسْتَقْبِلُوا الْقِبْلَةَ فَكَبِّرُوا…

​(رواه البخاري ومسلم)

​Terjemah Makna Hadits:

​Dari Malik bin Al-Huwairits radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: “…Jika waktu salat telah tiba, maka hendaklah salah seorang dari kalian mengumandangkan azan, dan hendaklah yang paling tua di antara kalian mengimami kalian. Dan dalam riwayat lain: Jika kalian berdiri untuk shalat, maka sempurnakanlah wudhu, kemudian hadaplah Kiblat, lalu bertakbirlah…”