Hadis tentang Kesempurnaan Gerakan Shalat


عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:لَا تُجْزِئُ صَلَاةُ الرَّجُلِ حَتَّى يُقِيمَ ظَهْرَهُ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ.(رواه أبو داود رقم 858، والترمذي رقم 265)

Terjemahan:

“Tidak sah shalat seseorang hingga ia menegakkan punggungnya dalam rukuk dan sujud.”(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Makna: Kesempurnaan gerakan menjadi syarat sahnya shalat, bukan sekadar cepat-cepat.