قال موسى أبي عَنْ بُرْدَةَ أَبِي عَن اللهِ عَبْدِ بن يُرَيدِ عَنْ أسامة أبو حدثَنَا الْعَلَاءِ بْنُ مُحَمَّدُ حَدَّثَنَابيَاضَ وَرَأَيْتُ عَامِرٍ أَبِي لِعُبَيْدِ اغْفِرُ اللهُم فَقَالَ يَدَيْهِ رفع ثُمَّ به فتوضاً بِمَاءٍ وَسَلَّمَ عَلَيْهِ اللَّهُ صَلَّى النَّبِيُّ دَعَا النَّاسِ مِنْ خَلْقِكَ مِن كثير فوق القِيامَةِ يَوْم اجْعَلْهُ اللَّهُمْ فَقَالَ إِبْطَيْهِ
5904. Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Ala telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Buraid bin Abdullah dari Abu Burdah dari Abu Musa dia berkata: Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam meminta diambilkan udara, lalu dia berwudhu, setelah itu dia mengangkat tangan sambil berdo’ a : “Ya Allah, ampunilah Ubaid Abu Amir.” Hingga aku melihat putih ketiaknya, lalu beliau melanjutkan do’anya: ‘Ya Allah, jadikanlah ia termasuk dari orang-orang terbaik di antara manusia di hari Kiamat kelak.”