Menjilat Jari Setelah Makan


Teks Hadist

Perlindungan Lingkungan dan Perlindungan Lingkungan ابْنَ عُرْوَةَ عَنْ رَجُلٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَلْعَقْ أَصَابِعَهُ فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي فِي أَيِّ ذَلِكَ الْبَرَكَةُ

 

Terjemahan:

Telah menceritakan kepada kami Affan, telah menceritakan kepada kami Wuhaib berkata: Telah menceritakan kepada kami Hisyam yaitu Ibnu Arubah dari seorang laki-laki dari Abu Hurairah, dia berkata: Nabi Saw bersabda: “Jika salah seorang dari kalian makan hendaklah menjilati jari-jarinya, karena dia tidak tahu di mana letak barakah dari makanannya.”

 

Penjelasan:

Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Hurairah, yang menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW menyarankan untuk menjilati jari setelah makan. Hal ini dilakukan karena kita tidak mengetahui di mana letak berkah dari makanan tersebut. Dengan menjilati jari, kita menunjukkan rasa syukur terhadap nikmat yang telah diberikan Allah dan dapat memperoleh berkah yang terkandung dalam sisa-sisa makanan. Ini juga merupakan bagian dari adab makan dalam Islam, yang mengajarkan umatnya untuk tidak menyia-nyiakan rezeki yang diberikan.