Larangan Makan dan Minum Sambil Berdiri


Teks Hadist

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى Perlindungan Lingkungan dan Perlindungan Lingkungan صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ نَهَى أَنْ يَشْرَبَ الرَّجُلُ قَائِمًا قَالَ قَتَادَةُ فَقُلْنَا فَالْأَكْلُ فَقَالَ Layanan Pelanggan

 

Terjemahan:

“Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin al-Mutsanna, telah menceritakan kepada kami Abdul A’la,telah menceritakan kepada kami Sa’id dari Qatadah dari Anas dari Nabi Saw, bahwa dia melarang seseorang minum sambil berdiri. Qatadah berkata: Maka kami tanyakan, bagaimana dengan makan? Anas menjawab: Apalagi makan, itu lebih buruk, atau lebih jelek.

 

Penjelasan:

Hadis ini menjelaskan larangan Nabi Muhammad SAW untuk minum sambil berdiri. Beliau menegaskan bahwa minum dalam keadaan berdiri bukanlah kebiasaan yang baik dan dianjurkan untuk dilakukan. Ketika para sahabat bertanya mengenai makan sambil berdiri, Nabi SAW menjawab bahwa makan sambil berdiri lebih buruk dibandingkan minum dalam posisi tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa dalam Islam, adab makan dan minum yang baik sangat ditekankan, termasuk untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan tubuh. Makan dan minum dengan duduk juga lebih memungkinkan untuk menikmati makanan dengan lebih tenang dan menghargai nikmat yang diberikan Allah.