Tidak Meniup Makanan


Teks Hadis

حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحِيمِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمُحَارِبِيُّ حَدَّثَنَا شَرِيكَ عَنْ عَبْدِ الْكَرِيمِ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ لَمْ يَكُنْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْفُخُ فِي طَعَامٍ وَلَا شَرَابٍ وَلَا يَتَنَفَّسُ فِي الإِنَاءِ

 

Terjemahan:

Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib, telah menceritakan kepada kami Abdurrahim bin Abdurrahman al-Muharibi, telah menceritakan kepada kami Syarik dari Abdul Karim dari Ikrimah dari Ibnu Abbas dia berkata, “Rasulullah Saw tidak pernah meniup pada makanan dan minuman, dan beliau juga tidak bernafas dalam bejana.

 

Penjelasan:

Hadis ini menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak pernah meniup makanan atau minuman yang panas. Beliau juga tidak meniup atau bernafas langsung di dalam wadah tempat makanan atau minuman tersebut. Hal ini menunjukkan adab yang baik dalam makan dan minum, yang mengajarkan untuk menjaga kebersihan serta menghindari kebiasaan yang tidak higienis. Selain itu, dengan tidak meniup makanan atau minuman, kita juga menghindari kemungkinan menularkan kuman atau virus yang bisa muncul dari mulut. Praktik ini adalah bagian dari ajaran Islam yang mengedepankan kebersihan dan kesehatan dalam setiap aspek kehidupan.